06/09/2017
PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (bright PLN Batam) mengenalkan produk barunya di dunia kelistrikan, yakni portable medium voltage (gardu listrik berjalan). Mudah, murah, sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Sebagi solusi industri galangan kapal (shipyard), drydock, maupun offshore yang bersifat sementara atau langganan terbatas.
“Pelanggan tinggal menikmati listrik, tanpa harus mengeluarkan biaya pemasangan, atau jaringan. Tinggal colok saja,” ungkap General Manager (GM) Service Business Unit PLN Batam, Buyung Abdul Zalal, Minggu (6/12).
Buyung menjelaskan produk terbaru PLN Batam itu dibuat dan dikembangkan seiring dengan banyaknya permintaan dari pelanggan PLN Batam. Terutama industri yang memiliki kontrak atau proyek terbatas.
Saat ini lanjut buyung, kebutuhan listrik di industri galangan kapal atau oil and gas umumnya masih menggunakan mesin diesel. “Padahal biayanya sangat tinggi,” ujarnya.
Namun menggunakan listrik juga bukan pilihan, membutuhkan biaya yang cukuf besar. Perlu investasi gardu, dan biaya pemasangan yang dianggap tidak sepadan. “Apalagi proyek yang mereka terima jangka waktunya terbatas,” ungkapnya lagi.
Kesulitan para pelaku industri dengan proyek terbatas itu kini sudah bisa dijawab oleh PLN Batam. Apalagi menurut Manager Corporate Costumer bright PLN Batam, Boimin produknya itu sangat praktis dan ekonomis. “Serta ramah lingkungan,” ujar pria berkacamata ini.
Dengan alat sebesar 3×4 meter itu, pelanggan bisa menggunakan daya listrik minimal 240 KVA (Kilo Volt Amphere). Serta daya maksimal sesuai dengan kebutuhan indutri. “Minimal kontrak tiga bulan. Bebas biaya investasi, cukuf pembayaran bulanan,” ucapnya.
Manager Support PLN Batam, Muarifianto menuturkan, produk terbaru PLN itu sudah digunakan oleh PT Siemens, Batuampar. “Dengan kapasitas sebesar 400 KVA,” katanya.
Dengan mudah, murah, serta ekonomisnya listrik, Buyung berharap indutri di batam semakin tumbuh dan berkembang. “Kembali bergairah lagi,” tutupnya.
