Manajemen Risiko PT PLN Batam

Manajemen Risiko merupakan salah satu bentuk Good Corporate Governance (GCG) sebagai pemenuhan (compliance) atas Permen BUMN Nomor PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan GCG pada BUMN. Meskipun sebagai anak Perusahaan dari BUMN tidaklah termasuk BUMN, namun sebagai sebuah Perusahaan besar yang menyediakan tenaga listrik dengan lingkup usaha yang kompleks, PT PLN Batam wajib menerapkan Manajemen Risiko yang terpadu di lingkungannya, sehingga dapat mengelola risikonya untuk mengurangi kemungkinan terjadinya risiko dan/atau dampaknya pada tingkat yang dapat diterima oleh Perusahaan. Kegagalan dalam menerapkan Manajemen Risiko dapat menyebabkan risiko-risiko tersebut menjadi kenyataan (terjadi) yang pada akhirnya menggagalkan pencapaian tujuan/sasaran Perusahaan dan menimbulkan dampak kerugian bagi Perusahaan.

PT PLN Batam menerapkan Manajemen Risiko berdasarkan SK No. 00058 K/DIR/2017, tanggal 21 Nopember 2017 tentang Penerapan Manajemen Risiko di Lingkungan PT PLN Batam, SK No. 00059 K/DIR/2017, tanggal 21 Nopember 2017 tentang Pemberlakuan Pedoman Umum Manajemen Risiko di Lingkungan PT PLN Batam, dan SK No. 00061 K/DIR/2017, tanggal 21 Nopember 2017 tentang Penetapan Road Map Manajemen Risiko PT PLN Batam 2018-2022, yang diupayakan selaras dengan Peraturan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 0355.K/DIR/2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko di Lingkungan PT PLN (Persero) dan Pedomannya. Manajemen Risiko juga direncanakan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan Rencana Kerja Dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebagaimana yang ditetapkan dalam SK Direksi No. 0117.K/DIR/2012 tentang Pedoman dan Kebijakan Umum Tata Kelola Penyusunan RJPP dan RKAP PT PLN Batam.

Berbagai metode standar telah dikembangkan untuk menilai dan memilah kategori-kategori faktor penyebab, kemungkinan kejadian serta keseriusan dampak Risk Event, sebagaimana yang digambatkan dalam Kerangka Penerapan Manajemen Risiko PT PLN Batam yang bersifat dinamis dan berkelanjutan sebagai berikut:

 

 

Sementara rangkaian siklus proses Manajemen Risiko dalam lingkungan PT PLN Batam digambarkan dalam bentuk diagram berikut:

 

 

Alur Proses Manajemen Risiko Di PT PLN Batam merupakan esensi suatu pengelolaan Perusahaan yang terstruktur dan terintegrasi untuk mencapai sasaran Perusahaan. Proses Manajemen PT PLN Batam merupakan bagian yang membantu Dewan Komisaris yang mengawasi risiko secara keseluruhan termasuk kerangka kerja, serta menyampaikan laporan Periodik mengenai hasil penilaian dari risiko dan rekomendasi kepada Direksi.

Salah satu faktor keberhasilan Manajemen Risiko terdapat pada efektifitas komunikasi dan konsultasi antar segenap Stakeholders terkait. Komunikasi dan konsultasi dengan Stakeholders eksternal dan internal harus dilakukan pada semua tahapan proses Manajemen Risiko Komunikasi merupakan kegiatan atau proses yang berkesinambungan dalam organisasi untuk menyediakan, membagi atau mendapatkan informasi dari Stakeholders internal maupun eksternal, termasuk pihak pengambil keputusan pada keseluruhan proses Manajemen Risiko (sejak fase penetapan konteks, proses asesmen hingga penanganan risiko, maupun pada fase pemantauan dan pelaporannya).

Sedangkan aktivitas konsultasi adalah media komunikasi, antara Risk Owner dengan pihak lain yang dinilai kompeten atau berpengalaman (expert) dalam bidang permasalahan terkait, guna mendapatkan konteks hingga analisis risiko yang akurat, menentukan arah/kebijakan penanganan risiko, pembuatan keputusan, dan sebagainya.

Jl. Engku Putri No. 3 - Batam Center - Kepulauan Riau - Indonesia

Copyright © 2017 PT. Pelayanan Listrik Nasional Batam.