Sistem Pelaporan Pelanggaran ( Whistle Blowing System )

I. PRINSIP UMUM
Sebagaimana diketahui bersama, korupsi dan penyalahgunaan wewenang di Perusahaan merupakan tindakan pelanggaran dan kejahatan yang harus diperangi bersama karena akan menyebabkan kebangkrutan Perusahaan, korupsi dapat hidup dan langgeng karena diantaranya disebabkan oleh sifat permissive (pembiaraan) kita terhadap korupsi. Oleh karenanya, insan PT PLN Batam sebagai insan yang berintegritas perlu untuk tidak permissive terhadap korupsi dan aktif memberantas dengan melaporkan terjadinya tindak korupsi melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran (SPP) atau Whistle Blowing System (WBS) milik Perusahaan.

II. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud ditetapkannya Keputusan ini adalah untuk menyelenggarakan SPP yang memberikan kepastian dan keyakinan bahwa laporan yang disampaikan akan ditindaklanjuti oleh Direksi sekaligus memberikan keamanan pelapor pelanggaran dan penerima laporan melalui jaminan kerahasiaan pelapor, penyediaan perlindungan pelapor dan insentif untuk pelapor yang memberikan laporan dengan benar dan dapat ditinjaklanjuti.
Tujuan ditetapkannya Keputusan ini adalah mengalirnya laporan yang dapat ditindaklanjti dari para pelapor baik pelapor internal maupun eksternal.

III. DEFINISI DAN PENGERTIAN

  1. Perusahaan adalah PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (atau disingkat “PT PLN Batam”) yang didirikan dengan Akta Notaris Haryanto, SH, No.7 Tanggal 3 Oktober Tahun 2000, beserta seluruh perubahannya.
  2. Pelaporan pelanggaran (Whistleblowing) adalah pengungkapan tindakan pelanggaran atau perbuatan yang melawan hukum, atau korupsi atau perubahan lain yang dapat merugikan Perusahaan maupun pemangku kepentingan, yang disampaikan oleh personil atau badan hukum dari lingkungan internal maupun eksternal Perusahaan kepada pimpinan Perusahaan untuk dapat diambil tindakan atas pelanggaran tersebut. Pengungkapan ini umumnya dilakukan secara rahasia (confidential).
  3. Tindakan pelanggaran adalah segala tindakan dalam penyelenggaraan kegiatan Perusahaan yang bertentangan dengan Perundang-undangan yang berlaku, Peraturan Perusahaan, etika serta moral bisnis yang sehat.
  4. Korupsi adalah tindakan pelanggaran sebagaimana dimaksudkan pada UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo, UU Nomor 20 Tahun 2001.
  5. Sistem Pelaporan Pelanggaran sebagaimana yang selanjutnya disingkat SPP adalah sistem yang digunakan untuk menampung, mengolah dan menindak lanjuti serta membuat pelaporan atas informasi yang disampaikan oleh Pelapor mengenai tindakan pelanggaran yang terjadi di lingkungan Perusahaan.
  6. Pelaku tindak pelanggaran Terlapor adalah personil atau badan hukum baik yang berasal dari lingkungan internal mapun elsternal Perusahaan yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, penyembunyian tindakan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam butir 3.
  7. Pelapor (Whistleblower) adalah personil atau badan hukum baik yang berasal dari lingkungan internal maupun eksternal Perusahaan yang menyampaikan informasi mengenai kejadian atau indikasi tindakan pelanggaran melalui saluran yang disediakan oleh Perusahaan.

IV. MEKANISME PELAPORAN

  1. Pelapor dapat mengirimkan laporan pelanggaran yang diketahuinya ke alamat email brightbersih2000@gmail.com atau melalui SMS di nomor 0811708123.

    Dengan Format SMS sebagai berikut:
    GCG# isi pesan
    contoh :
    GCG#petugas meminta imbalan

  2. Alamat email dan SMS di atas dipegang oleh lembaga yang diberi mandat oleh Direksi untuk menerima laporan pelanggaran dan mempunyai akses langsung kepada Direksi.
  3. Penggunaan alamat email yang bukan email korporat tersebut dimaksudkan untuk menjaga kerahasiaan pengirim dan penerima laporan serta terlacak oleh pengelola sistem informasi Perusahaan.
  4. Bila pelapor internal yang tidak menginginkan identitasnya diketahui, disarankan untk mengunakan email non korporat agar tidak terlacak oleh pengelola sistem informasi perusahaan. Demikian pula untuk pelapor eksternal.
  5. Komunikasi lebih lanjut atas laporan yang disamapikan akan dilakukan melalui email tersebut ke alamat email pengirim laporan.

V. TINDAK LANJUT
Atas penyampaian laporan, Direksi akan menindaklanjuti dengan upaya investigasi untuk mendapatkan kebenaran atas laporan tersebut dan selanjutnya laporan akan dilengkapi dengan bukti-bukti yang diperlukan untuk diproses lebih lanjut.
Selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan, laporan yang telah dilengkapi dengan bukti yang cukup dan dapat ditindaklanjuti, oleh Direksi akan diteruskan kepada penegak hukum antara lain kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diproses lebih lanjut dan mendapatkan hukuman yang setimpal.

VI. PERLINDUNGAN PELAPOR DAN INSENTIF

  1. Pelapor dijaga kerahasiaanya dengan cara menggunakan media komunisi email yang diluar pengelolaan perusahaan (bukan alamat email”plnbatam.com).
  2. Pelapor dilindungi secara khusus oleh Direksi.
  3. Bagu pelapor internal, Direksi memberikan jaminan perlindungan tidak akan dikenai:
    • Pemecatan;
    • Penurunan jabatan atau pangkat;
    • Pelecehan atau diskriminasi dalam segala bentuknya;
    • Catatan yang merugikan dalam file data pribadinya (personal record).

    Selain perlindungan di atas, untuk Pelapor yang beriktikad baik, perusahaan juga akan menyediakan perlindungan hukum, sejalan dengan yang diatur dalam pasal 43 UU No. 15 tahun 2002 jo UU No. 25 tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dan pasal 13 UU No. 13 tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, dan pasal 5 PP No. 57 tahun 2003 tentang Tata Cara Perlindungan Khusus bagi Pelapor dan Saksi dalam Tindak Pidana Pencucian Uang.

  4. Bagi pelapor yang laporannya benar dan adapat ditindaklanjuti serta bersedia membuka identitasnya kepada Direksi, akan diberikan insentif yang menarik.

VII. PENUTUP

  1. Korupsi merupakan tindak kejahatan berat yang harus dilawan.
  2. Sebagai insan yang berintegritas dan menghendaki korupsi hilang dari lingkungan perusahaan, maka diperlukan sikap pro aktif untuk melengkapi bukti-bukti dan menghindari sikap permissive atas tindakan korupsi.

Jl. Engku Putri No. 3 - Batam Center - Kepulauan Riau - Indonesia

Copyright © 2017 PT. Pelayanan Listrik Nasional Batam.