b’right Goes To Campus Universitas Batam

06/09/2017

b’right PLN Batam bekerjasama dengan Universitas Batam (Uniba), Radio 100.7 BatamFM dan Batam TV meggelar acara “b’right Goes to Campus” yang dilaksanakan pada Selasa, 08 Maret 2016, di gedung Guest HouseUniversitas Batam. Acara ini juga disiarkan langsung di Batam FM dan akan disiarkan tunda oleh Batam TV. b’right Goes to Campus adalah acara Talkshow On Air dengan tema “Membangun Infrastruktur Penunjang Investasi dan Kendalanya”. Ditambah dengan hadirnya tiga narasumber yang berkompeten, yaitu; M. Tagor EB Sidjabat, Direktur Operasi bright PLN Batam, H. Ngaliman, SE, M.Si, Wakil Rektor 3 Universitas Batam dan Riginoto WIjaya, Akedemisi yang mewakili pelanggan menjadikan Talkshow On Air semakin menarik.

Kegiatan ini merupakan salah satu cara b’right PLN Batam untuk mendekatkan diri dan meningkatkan wawasan bagi dosen/mahasiswa UNIBA sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat umum untuk menambah pengetahuan tentang listrik melalui siaran langsung radio Batam FM.Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya oleh seluruh peserta, tamu undangan dan panitia acara.

“Mewakili Rektor Universitas Batam yang berhalangan hadir pada kesempatan ini, saya mengucapkan terimakasih atas penujukan Universitas Batam sebagai tuan rumah acara b’right Goes to Campus. Saya berharap acara bisa berjalan dengan lancar karena saat ini listrik sangat penting, telah menjadi kebutuhan dasar dan kebutuhan pokok manusia. Bagi rekan-rekan dosen dan mahasiswa semoga bisa mengikuti acara ini hingga berakhir sebab akan memberikan banyak manfaat dan menambah wawasan bagi kita semua,” ujar Ngaliman dalam kata sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing narasumber mengenai pendapat dan pandangan mereka berkaitan dengan tema Talkshow yang diberikan. Direktur Operasi bright PLN Batam, M. Tagor EB Sidjabat mendapat kesempatan terlebih dahulu menggambarkan perusahaan b’right PLN Batam secara umum dan beberapa masalah teknis tentang listrik. Kemudian dilanjutkan oleh Ngaliman dan Riginato Wijaya yang memberi banyak masukan, kritik dan saran terhadap pengelolaan listrik di Batam.

Salah satu isu yang paling hangat dibahas saat Talkshow adalah masalah gas sebagai sumber energi untuk membangkitkan listrik. Pertanyaan yang mungkin juga mewakili masyarakat Batam pada umumnya adalah kenapa Provinsi Kepulauan Riau sebagai penghasil gas terbesar di Asia Pacific malah mendatangkan gas dari provinsi lain sebagai sumber energi pembangkit listrik. Namun keraguan tersebut terjawab dengan penjelasan Direktur Operasi bright PLN Batam tentang regulasi dan kebijakan pemerintah pusat tentang minyak dan gas bumi yang memang sudah diatur oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini BP MIGAS dan SKK MIGAS. Selain permasalahan gas isu-isu lain tentang pemadaman listrik, sistem back up saat terjadi gangguang, peluang investor untuk berinvestasi di Pulau Batam dan kemungkinan untuk mengekspor listrik ke Singapura dikupas tuntas pada acara Talkshow tersebut.

Ulfa Sukria (18), siswi Fakultas Ilmu Hukum UNIBA mengatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat baginya, “Kita lebih tahu tentang listrik, mulai dari proses bisnis yang membutuhkan gas hingga alasan terjadinya pemadaman dan mati lampu. Jadi nanti masyarakat bisa mengetahui alasan kenapa terjadi pemadaman listrik, tidak hanya komplain melulu tapi juga mengerti kenapa hal tersebut bisa terjadi,” tutur Ulfa. “Saya berharap kegiatan seperti ini tetap dilanjutkan dan ditingkatkan,” pungkasnya.Semnetara itu Kaspol Jihad, Dosen Fakultas Hukum Uniba mengatakan bahwa acara ini menarik, merupakan terobosan dari b’right PLN Batam dengan keterbukaan siap menerima kritik, masukan dan saran dari masyarakat umum yang mungkin memiliki keluh kesah yang ingin disampaikan.

Jl. Engku Putri No. 3 - Batam Center - Kepulauan Riau - Indonesia

Copyright © 2026 PT. Pelayanan Listrik Nasional Batam.