06/09/2017
bright PLN Batam mengadakan tausyiah agama dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Rabu, 26 April 3027 di Auditorium Kantor Korporat bright PLN Batam. Kegiatan ini juga dibuka secara langsung oleh Direktur Utama bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura.
Dalam sambutannya, Dadan Kurniadipura mengatakan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. “Melalui peringatan ini banyak hal yang bisa kita ambil manfaatnya. Salah satu makna yang Saya ambil dari peristiwa Isra’ Mi’raj adalah Allah SWT bisa menjadikan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Dimana Allah SWT meberangkatkan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan terus naik ke Sidratul Muntaha dalam waktu satu malam,” papar Dadan. “Hal tersebut dapat kita impementasikan dalam bekerja, bahwa atas izin Allah SWT pekerjaan jenis apapun, sesulit apapun akan mungkin dilakukan jika Allah SWT menghendaki,” tandas Dadan.
Penceramah dalam peringatan Isra Mi’raj tersebut dibawakan oleh K.H. Tuttun Tarunajaya dari Jakarta. Dalam ceramahnya K.H. Tuttun Tarunajaya menyampaikan bahwa, Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi Wassalam (SAW), diambil dari dua buah kata yang penuh arti yaitu Isra’ yang berarti “perjalanan malam” dan Mi’raj yang berarti “naik ke langit”. Perjalanan malam yang dimaksud adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Dari peristiwa Isra’ Mi’raj inilah umat Islam di seluruh dunia mengenal yang namanya sholat dan diwajibkan untuk melakukan sholat 5 waktu dalam sehari semalam.
Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi tepat pada tahun 621 Masehi, tepatnya pada tanggal 27 Rajab (3 tahun sebelum hijrah). Nabi Muhammad SAW waktu itu sudah berumur 51 tahun dan peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi saat tengah malam hingga subuh waktu Mekah. Peristiwa ini terjadi karena Nabi Muhammad SAW yang sedang dalam keadaan duka. Beliau telah ditinggal oleh dua orang yang dia cintai yaitu Khadijah sang istri dan Abu Thalib sang paman yang lebih dahulu dipanggil Allah SWT. Saat itu, Nabi Muhammad SAW mengalami duka yang sangat dalam sehingga untuk menghibur Nabi Muhammad SAW, Allah SWT mengajak Nabi Muhammad SAW ke suatu perjalanan hingga sampai ke Sidratul Muntaha untuk bertemu dengan-Nya.
Diakhir ceramahnya K.H. Tuttun Tarunajaya mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, terutama dalam meningkatkan ibadah Shalat.
Turut hadir pada acara tersebut diantaranya; Direktur Finansial dan Sumber Daya Manusia, Salusra Wijaya, Direktur Operasional, Ikram dan Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha, Khusnul Mubien serta segenap karyawan/i bright PLN Batam yang beragama Islam.
