07/06/2018
BATAM – Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam memastikan pasokan listrik aman selama berlangsungnya Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Kapasitas pembangkit yang dimiliki saat ini sekitar 545 MW dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) serta beberapa pembangkit cadangan lainnya.
Direktur Operasi PLN Batam, Awaluddin Hafid mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan dan antisipasi sebaik mungkin terhadap gangguan yang kemungkinan akan terjadi. Itu sebabnya masyarakat diharapkan untuk tidak cemas, karena pihaknya memastikan tidak akan ada pemadaman Hari Raya Idul Fitri tersebut.
“Kita pastikan sistem kelistrikan di Batam aman dan kapasitas pembangkitnya lebih dari cukup. Kecuali ada gangguan cuaca yang di luar kendali kami,” kata Awalludin, di kantornya, Kamis (7/6).
Dijelaskannya bahwa untuk beban puncak di hari biasa total sekitar 400 MW, sedangkan untuk di Hari Raya Idul Fitri diperkirakan beban puncak tertinggi pada pukul 20.00 diperkirakan hanya sekitar 295 MW, sedangkan untuk beban puncak rata-rata hanya 241 MW. Itu artinya menurut dia selama llibur lebaran PLN Batam memiliki cadangan daya sebanyak 60 persen dari total yang ada.
Awalludin mengungkapkan bahwa penurun daya tersebut terjadi karena sebagian besar masyarakat di Batam akan melakukan mudik. Kemudian produksi sejumlah perusahaan juga sudah pasti akan mengalami penurunan. Sehingga dampakmya sudah pasti akan mengurangin pemakaian secara keseluruhan.
“Jadi cadangan kita berlimpah. Dengan demikian kita harapkan masyarakat bisa menjalankan ibadah dan kumpul bersama keluarga dengan tenang di rumah,” jelasnya.
Kemudian untuk mengantisipasi terjadinya gangguan yang terjadi pihaknya mengaku juga menyiagakan petugas yang standby selama 24 jam. Baik petugas di pembangkit atau yang mobilitas memberikan pelayanan kepada masyarakat jika di rumahnya ada gangguan kecil, seperti kekurangan daya atau sejenisnya.
Menurut dia sedikitnya ada 250 pegawai yang disiagakan sepanjang libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri yang terbagi dalam tiga shif. Hal ini dilakukan tentu tidak lain adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang diluar prediksi, yang dapat mengganggu kelistrikan di lapangan.
“Mudah-mudahan Hari Raya kali ini bisa berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Manager of Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean menambahkan pihaknya selalu memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan juga masyarakat Batam. Itu sebabnya sepanjang Hari Raya Idul Fitri PLN Batam sudah melakukan berbagai upaya agar kelistrikan bisa tetap terjaga.
Bukti juga mengimbau kepada masyarakat khususnya yang akan melakukan mudik lebaran untuk membayar listrik terlebih dahulu. Sehingga mudik lebaran bisa lebih nyaman, karena batas akhir pembayaran tetap sampai tanggal 20. Bisa dibayar melalui ATM, Alfamart, Indomaret dan Kantor Pos.
“Jadi meskipun di kampung tetap masih bayar. Kemudian jika asa gangguan pelanggan bisa menghubungi call centre di nomor 123. Petugas akan siap membantu,” terangnya.
